Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makanan Fermentasi Tidak Hanya Kimchi, Ini 3 yang Asli Indonesia Paling Populer

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Rabu, 26 April 2017 |06:05 WIB
Makanan Fermentasi Tidak Hanya Kimchi, Ini 3 yang Asli Indonesia Paling Populer
Tapai singkong (Foto:Google)
A
A
A

PROSES fermentasi umum ditemukan dalam pengolahan makanan di Indonesia. Masyarakat sudah mengolah makanan dengan proses fermentasi sejak ratusan tahun lalu. Banyak makanan khas yang diolah dengan teknik ini, penasaran apa saja?

Dilansir dari berbagai sumber,  Rabu (26/4/2017) berikut tiga makanan khas yang diolah dengan teknik fermentasi.

 

Lamea

Lamea adalah makanan fermentasi yang berasal dari suku Rejang, Bengkulu. Lemea terbuat dari rebung atau tunas bambu yang masih muda. Rebung ini kemudian dicampur dengan ikan yang kemudian dibungkus menggunakan daun pisang yang ditutup rapat. kemudian didiamkan alias difermentasikan selama 1 dampai 3 hari. Jenis ikan yang digunakan adalah ikan air tawar seperti ikan mujair, sepat, atau ikan lainnya. Lemea biasa disantap bersama nasi, lalapan seperti kabau, jering atau petai.

 

(Foto:Kupasbengkulu)

Tape

Tape cukup populer di Indonesia khususnya di Jawa, masyarakat Jawa Barat sampai Jawa Timur mengenal tape sebagai salah satu makanan khas daerah meskipun beberapa versi hadir dalam bentuk yang berbeda. Tape dibedakan menjadi dua jenis yakni tape ketan dan tape singkong. Keduanya dibuat dengan proses fermentasi dengan tambahan ragi dalam pembuatannya. Baik tape ketan maupun tape singkong memiliki rasa yang agak asam karena proses kerja mikroorganisme ragi. Tape biasa disantap langsung namun tak jarang dijadikan campuran dalam olahan makanan dan minuman.

A post shared by vilodcr (@vilodcr) on Apr 24, 2017 at 9:43pm PDT


Tempoyak

Masyarakat Sumatera begitu bangga dengan makanan khas hasil fermentasinya yakni tempoyak. Tempoyak sendiri adalah durian yang difermentasi dan biasa dijadikan campuran dalam sambal atau bumbu masakan. Tempoyak bukan hanya menghasilkan rasa dan aroma masakan yang khas tetapi makanan fermentasi ini juga bisa melancarkan dan menjaga sistem pencernaan.


(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement