Usia, rokok, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, aktivitas fisik, obesitas, dan diabetes, umumnya terjadi dalam lingkup masyarakat kontemporer. Faktor-faktor ini mampu mencetuskan penyakit jantung di kemudian hari.
Tsimane hanya menghabiskan 10 persen waktu mereka tidak aktif pada siang hari. Biasanya, mereka berburu, mengumpulkan bahan makanan, melakoni kerja petani, dan nelayan. Diketahui pula, pola makan mereka sangat rendah lemak. Sebagian besar terdiri dari makanan karbohidrat yang tidak diolah.
Sementara itu, diperkotaan, masyarakat cenderung dimanjakan dengan konsumsi olahan dan gaya hidup sedentary. Akumulasi faktor risiko ini menyebabkan penyakit jantung.
Ada perbedaan yang signifikan antara masyarakat urban dan masyarakat Tsimane, terutama dari gaya hidup mereka. Bila Anda ingin memiki jantung sehat, tidak ada salahnya mencoba trik pola hidup masyarakat Tsimane. Demikian dilansir dari laman Zeenews, Selasa (21/3/2017).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.