Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gurah Berbahaya untuk Penderita Sinusitis?

Gurah Berbahaya untuk Penderita Sinusitis?
Gurah, berbahaya atau disarankan? (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

MASYARAKAT Indonesia merupakan bangsa beragam yang masih kental dengan pengobatan tradisional, bahkan masih banyak pasien memilih untuk berobat dengan pengobatan alternatif dibandingkan dokter dengan berbagai alasan.

Dilansir dari Klikdokter.com, salah satu pengobatan tradisional yang dikenal adalah gurah. Cara melakukan gurah bermacam-macam menurut tempat pelaksanaan, karena ilmu ini diturunkan oleh guru secara turun temurun dalam secara informal.

Gurah dipercaya menyembuhkan berbagai penyakit, karena mengeluarkan lendir dan kotoran dari tubuh. Saat ini hanya akan dibahas gurah sebagai pengobatan alternatif sinusitis.

Gurah dalam bahasa Jawa berarti membersihkan dan yang dibersihkan adalah hidung dan tenggorok. Gurah pertama kali diperkenalkan oleh Marzuki tahun 1900 di Giriloyo, Wukirsari, Imogiri Bantul.

Menurut Kiai Hisyam dari Imogiri Bantul, bahan yang dipakai untuk pengobatan gurah tersebut adalah akar pohon srigunggu yang basah lalu dikeringkan selanjutnya digilas sampai keluar busa, kemudian disaring dengan kain bersih sampai cairan yang diperoleh jernih lalu ditambah dengan air masak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement