Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gurah Berbahaya untuk Penderita Sinusitis?

Gurah Berbahaya untuk Penderita Sinusitis?
Gurah, berbahaya atau disarankan? (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

Clerodendron Serratum atau daun Senggugu yang dipergunakan untuk gurah memiliki kandungan kimia, antara lain kalium, sedikit natrium, alkaloid dan flavonoid flavon. Kulit batang Senggugu mengandung senyawa triterpenoid, asam oleanolat, asam queretaroat dan asam serratogenat.

Sedangkan kulit akar mengandung glikosida fenol, manitol dan sitosterol. Sebagai pengobatan, efek yang diberikan oleh tumbuhan ini diduga melebarkan pembuluh darah, sehingga menghasilkan banyak lendir. Namun penelitian medis untuk keamanan penggunaan pada manusia masih harus dilakukan.

Seperti dipaparkan dr Yadita Wira Pasra Sp THT KL, penyebab sinusitis sangatlah bermacam-macam, selain kelainan bentuk secara anatomi, fungsi mukosa dan bersihan silia sangat menentukan. Sinusitis dapat disertai atau tanpa polip. Pengobatan sinusitis pada setiap individu adalah berbeda, bergantung pada penyebab, faktor risiko pemberat dan respon terhadap pengobatan.

Gurah Berbahaya atau Disarankan?

Pada kasus penderita sinusitis dan alergi, penggunaan cuci hidung (gurah) dengan tujuan memperbaiki fungsi silia sehingga menghilangkan tumpukkan lendir di rongga hidung dan sinus serta pembentukan krusta memang dianjurkan (Guidelines American Academy of Allergy Asthma and Immunology).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement