Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kuliner Perang Warisan Pejuang Aceh

Salman Mardira , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2015 |12:43 WIB
Ini Kuliner Perang Warisan Pejuang Aceh
Leumpeng, kuliner warisan perang di Aceh (Foto:Salman/Okezone)
A
A
A

SEJARAH Aceh mulai dari era kesultanan hingga paska kemerdekaan tak pernah lepas dari perang. Perang ternyata tak melulu menyisakan duka, tapi juga mewariskan kuliner yang menggugah selera.

Ada sederet makanan tradisional bumi Serambi Mekkah awalnya sering dijadikan "ransum" pengganjal perut pejuang-pejuang Aceh tempo dulu ketika berperang.

Penganan itu masih bisa kita nikmati sekarang di Aceh. Sangat sederhana, alami tapi bergizi dan pastinya mengenyangkan. Rata-rata makanan itu disantap dengan kelapa parut.

Dalam pameran nasional memeringati 100 tahun Museum Aceh di Banda Aceh, 30 Juli-4 Agustus 2015, panitia ikut menampilkan aneka kuliner perang ini gratis. Stand bertulis Makanan Lam Perang atau makanan dalam perang itu diserbu pengunjung.

"Ini makanan khas, alami. Walaupun banyak makanan modern dari luar, tapi makanan ini tetap disukai," kata Asma, panitia jaga stand yang juga petugas Museum Aceh kepada Okezone.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement