PEBULU tangkis Indonesia, Jonatan Christie, baru saja kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan perjuangannya di Asian Games 2026. Setibanya di Indonesia, pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu langsung kembali menjalani aktivitas sebagai seorang ayah.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Jonatan menyempatkan diri menjemput sang putra di sekolah. Tak sekadar datang menjemput, ia juga membawa medali emas yang diraihnya bersama tim beregu putra Indonesia. Momen tersebut makin menggemaskan ketika Jonatan kemudian mengalungkan medali emas ke leher putranya.
Setelah menjalani rangkaian pertandingan di Jepang, Jonatan akhirnya kembali ke Jakarta. Kepulangannya terasa semakin spesial karena ia bisa kembali bertemu dengan keluarga.
Jonatan diketahui menikah dengan Shania Junianatha atau Shanju pada 1 Desember 2023. Pasangan tersebut kemudian dikaruniai seorang putra bernama Leander Jayden Christie, yang lahir pada 24 Agustus 2024.
Momen Jonatan bersama putranya pun menjadi perhatian. Dalam unggahannya di Instagram @jonatanchristieofficial, terlihat Jojo melakukan aktivitas sebagai seorang ayah dengan menjemput putranya sekolah. Sambil menyambut sang putra, Jayden, sepulang sekolah, Jonatan langsung memeluk dan mengalungkan medali emas yang baru didapatnya di Asian Games 2026.
Sang putra kemudian terlihat mengenakan medali emas milik sang ayah. Potret tersebut memperlihatkan sisi hangat Jonatan setelah kembali dari panggung olahraga Asia.
“Rasanya menyenangkan kembali melakukan sesuatu yang benar-benar saya cintai,” tulis Jonatan Christie dalam caption unggahan itu.
Di Asian Games 2026, Jonatan menjadi bagian dari tim bulu tangkis beregu putra Indonesia yang berhasil meraih medali emas. Pada final melawan China, Jonatan turun pada partai pembuka menghadapi Shi Yu Qi. Jonatan harus mengakui keunggulan lawannya dalam dua gim dengan skor 13-21, 18-21.
Meski Jonatan belum berhasil menyumbangkan poin dalam pertandingan tersebut, tim bulu tangkis putra Indonesia akhirnya mampu membalikkan keadaan dan menang 3-2. Kemenangan itu menjadi sejarah tersendiri bagi tim beregu putra Indonesia karena emas tersebut kembali diraih setelah penantian 28 tahun.
(Djanti Virantika)