Profil Fatima Ezzahra Perempuan Pertama Jadi PM Maroko

Djanti Virantika, Jurnalis
Kamis 01 Oktober 2026 23:05 WIB
Fatima Ezzahra El Mansouri. (Foto: Instagram/@fatima.ezzahra.elmansouri)
Share :

PROFIL Fatima Ezzahra El Mansouri menarik diulas. Sebab, dia mencatat sejarah baru dalam politik Maroko.

Perempuan berusia 50 tahun itu ditunjuk Raja Mohammed VI sebagai kepala pemerintahan atau Perdana Menteri Maroko. Dia juga menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut dalam sejarah negara itu.

Penunjukan Fatima diumumkan pada 29 September 2026 di Istana Kerajaan di Rabat. Raja Mohammed VI memberinya mandat untuk membentuk pemerintahan baru sesuai Pasal 47 Konstitusi Maroko.

Pengangkatan tersebut terjadi setelah Partai Authenticity and Modernity (PAM) yang dipimpin Fatima menjadi peraih kursi terbanyak dalam pemilihan legislatif 23 September 2026. Dia memperoleh 97 dari 395 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat.

1. Lahir di Marrakech

Dilansir dari The National, Fatima Ezzahra El Mansouri lahir di Marrakech pada 1976. Ia berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang kuat dalam bidang hukum dan pemerintahan. Ayahnya, Abderrahman El Mansouri, merupakan tokoh hukum yang pernah menjadi pejabat di Marrakech dan kemudian menjabat sebagai duta besar Maroko untuk Uni Emirat Arab.

Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik, Fatima berkarier sebagai pengacara. Dia memiliki spesialisasi hukum properti dan pertanahan.

Fatima menempuh pendidikan hukum di Universitas Mohammed V di Rabat. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Montpellier, Prancis, dengan fokus pada hukum kontrak bisnis.

Ia juga mempelajari hukum Anglo-Saxon di Pace University, New York, Amerika Serikat. Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bekal sebelum dirinya memasuki dunia profesional sebagai pengacara.

2. Mengawali Karier Politik dari Marrakech

Karier politik Fatima mulai berkembang pada akhir dekade 2000-an. Ia bergabung dengan gerakan politik For All Democrats pada 2007 dan kemudian ikut mendirikan Authenticity and Modernity Party (PAM) pada 2008.  

Pada 2009, Fatima mencalonkan diri sebagai wali kota Marrakech melalui PAM. Ia kemudian terpilih dan menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai wali kota Marrakech. Jabatan tersebut diembannya hingga 2015.  Pengalaman di pemerintahan daerah kemudian membawanya ke tingkat nasional.

 

3. Menjadi Anggota Parlemen dan Menteri

Fatima terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Maroko pada 2011 dan kembali terpilih untuk periode berikutnya. Pengalaman legislatif tersebut memperluas kiprahnya dalam politik nasional.

Pada 2021, Raja Mohammed VI menunjuknya sebagai Menteri Perencanaan Wilayah Nasional, Tata Kota, Perumahan dan Kebijakan Perkotaan. Dalam posisi tersebut, Fatima terlibat dalam sejumlah program pemerintah terkait tata ruang, perumahan, serta penanganan kebutuhan tempat tinggal masyarakat.

Portofolionya juga mencakup program dukungan perumahan dan penanganan dampak gempa Al Haouz pada 2023. Pada tahun yang sama, ia kembali terpilih sebagai wali kota Marrakech.

4. Perempuan Pertama yang Memimpin Pemerintahan Maroko

Penunjukan Fatima menjadi tonggak baru bagi politik Maroko. Sepanjang sejarah negara tersebut, posisi kepala pemerintahan sebelumnya selalu ditempati laki-laki.

Dengan pengangkatannya, Fatima menjadi perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko. Ia juga menjadi salah satu dari sedikit perempuan yang pernah memimpin pemerintahan di dunia Arab.

Dalam pernyataannya setelah penunjukan tersebut, Fatima menyebut momen itu sebagai peristiwa bersejarah dan mengatakan pencapaiannya menjadi kebanggaan bagi perempuan Maroko.

Sebagai kepala pemerintahan baru, Fatima akan menghadapi sejumlah agenda besar. Pemerintahannya harus membentuk koalisi, menangani persoalan ekonomi dan lapangan kerja bagi anak muda, serta melanjutkan persiapan Maroko sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2030 bersama Spanyol dan Portugal.

Perjalanan Fatima dari seorang pengacara, wali kota Marrakech, anggota parlemen, menteri, hingga akhirnya menjadi perempuan pertama yang memimpin pemerintahan Maroko membuat namanya kini menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan politik negara tersebut.

Biodata Fatima Ezzahra:

Nama: Fatima Ezzahra El Mansouri

Tempat, tanggal lahir: Marrakech, 3 Januari 1976

Usia: 50 tahun

Kewarganegaraan: Maroko

Profesi: Pengacara dan politikus

Pendidikan:

Sarjana Hukum Privat, Universitas Mohammed V, Rabat

DEA Hukum Kontrak Bisnis, Universitas Montpellier, Prancis

Sertifikat Hukum Anglo-Saxon, Pace University, Amerika Serikat

Partai: Authenticity and Modernity Party (PAM)

Karier politik: Bergabung dengan gerakan For All Democrats pada 2007 dan menjadi salah satu pendiri PAM pada 2008.

Status keluarga: Menikah dan memiliki dua anak

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya