Dengan demikian, istilah natif collagen tidak berarti pasien menerima sel kulit hidup dari donor. Material yang digunakan telah melalui proses pengolahan sebelum diaplikasikan dalam perawatan.
dr. Nana juga menyebut teknologi natif collagen sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru di Indonesia. Menurutnya, sudah terdapat sejumlah pilihan dengan sumber bahan yang berbeda dan telah tersedia secara resmi.
“Di Indonesia sendiri sebenarnya itu udah ada beberapa pilihan natif collagen dengan sumber yang berbeda-beda dan sudah tersedia secara resmi,” ujar dr. Nana.
Ia menambahkan, salah satu produk berbasis natif collagen yang tersedia menggunakan sumber dari hewan.
“Salah satu sumbernya itu ada yang dari kuda, ada yang dari sapi,” tuturnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)