Pada beberapa orang, gangguan tidur bahkan dapat tetap berlangsung meskipun pemicu kecemasannya sudah ditangani. Begitu pula sebaliknya, kecemasan yang muncul akibat masalah tidur dapat bertahan setelah gangguan tidurnya membaik.
Beberapa masalah tidur yang berkaitan dengan kecemasan antara lain sebagai berikut.
Ada orang yang merasa cemas bukan karena persoalan tertentu, melainkan karena memikirkan aktivitas tidur itu sendiri. Mereka dapat khawatir tidak akan segera terlelap, terbangun di tengah malam, mengalami mimpi buruk, berjalan saat tidur, atau mengalami kelumpuhan tidur.
Kekhawatiran tersebut dapat semakin kuat ketika waktu tidur tiba. Jika terjadi berulang kali, seseorang bahkan dapat mulai menganggap waktu tidur sebagai sesuatu yang menakutkan.
Pada kondisi ini, seseorang mungkin merasa baik-baik saja pada siang hari. Namun, rasa cemas dapat kembali muncul ketika mulai bersiap untuk tidur.