JAKARTA — Situasi bencana seperti erupsi Gunung Anak Krakatau dapat memicu rasa cemas dan membuat sebagian orang kesulitan beristirahat. Kekhawatiran mengenai kondisi lingkungan, keselamatan keluarga, hingga perkembangan erupsi dapat membuat pikiran terus aktif meski tubuh sudah lelah.
Kecemasan yang muncul menjelang waktu tidur dapat membuat seseorang sulit memejamkan mata atau terbangun berkali-kali. Jika berlangsung terus-menerus, kurang tidur juga dapat membuat tubuh semakin lelah dan kecemasan terasa lebih berat.
Karena itu, penting untuk membantu tubuh dan pikiran kembali rileks sebelum tidur. Melansir Health Partners berikut sejumlah cara yang dapat dicoba agar bisa tidur nyenyak.
Ketika rasa cemas muncul, tubuh dapat berada dalam kondisi lebih waspada sehingga sulit memasuki fase tidur. Teknik relaksasi dapat membantu menurunkan ketegangan sebelum beristirahat.
Salah satunya adalah mengatur pernapasan. Anda dapat mencoba menarik napas secara perlahan menggunakan diafragma, kemudian mengembuskannya dengan tenang. Teknik pernapasan 4-7-8 juga dapat dicoba dengan menarik napas selama empat detik, menahannya selama tujuh detik, lalu mengembuskannya selama delapan detik.