Benarkah Pakai Masker Harus Dibasahi Dulu untuk Cegah Abu Vulkanik? Ini Penjelasan Dokter

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Minggu 06 September 2026 18:19 WIB
Benarkah Pakai Masker Harus Dibasahi Dulu untuk Cegah Abu Vulkanik? Ini Penjelasan Dokter (Foto: Threads)
Share :

JAKARTA — Beredar informasi bahwa masker perlu dibasahi terlebih dahulu sebelum digunakan untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Namun, dokter spesialis paru dr. I Wayan Pande Adhyaksa, Sp.P, menegaskan bahwa cara tersebut tidak tepat untuk digunakan sebagai perlindungan terhadap abu vulkanik.

Menurutnya, membasahi masker justru dapat mengganggu kemampuan filtrasi masker dan membuat penggunanya lebih sulit bernapas.

"Sebagai dokter paru, yang bilang masker perlu dibasahi dulu itu tidak benar," kata dr. I Wayan Pande Adhyaksa.

dr. I Wayan menjelaskan, masker tertentu memiliki sistem filtrasi yang bekerja dengan memanfaatkan mekanisme elektrostatik untuk menangkap partikel kecil. Membasahi masker dapat mengganggu mekanisme tersebut sehingga kemampuan filtrasi masker berpotensi menurun.

Karena itu, masker sebaiknya digunakan dalam kondisi sesuai peruntukannya dan tidak sengaja dibasahi sebelum dikenakan untuk menghadapi paparan abu vulkanik.

Selain berpotensi mengganggu filtrasi, masker yang dibasahi juga dapat membuat pori-porinya menjadi lebih sempit. Kondisi tersebut dapat meningkatkan hambatan aliran udara sehingga pengguna bisa merasa lebih sulit bernapas.

Hal ini menjadi pertimbangan penting, terutama bagi masyarakat yang harus menggunakan masker dalam waktu cukup lama saat berada di wilayah terdampak abu vulkanik.

Bisa Digunakan dalam Kondisi Darurat

Menurut dr. I Wayan, prinsip membasahi masker mungkin digunakan dalam kondisi tertentu, misalnya sebagai bagian dari penanganan darurat oleh penolong korban ledakan atau kebakaran yang membutuhkan kelembapan.

Namun, penggunaan tersebut tidak dapat disamakan dengan penggunaan masker sehari-hari untuk menyaring abu vulkanik.

"Prinsip ini mungkin dipakai untuk kondisi darurat penolong korban ledakan atau kebakaran yang tujuannya menjaga kelembapan," ujarnya.

Alih-alih membasahi masker, hal yang lebih penting dilakukan adalah memastikan masker terpasang dengan benar. Pengguna perlu melakukan fit check untuk memastikan tidak ada celah antara masker dan wajah yang dapat menjadi jalur masuknya partikel abu.

Untuk perlindungan dari partikel halus, dr. I Wayan menyarankan penggunaan masker KN atau N95. Namun, bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker tersebut, penggunaan masker bedah tetap lebih baik daripada tidak menggunakan masker sama sekali.

"Yang paling penting lakukan fit check, dan pakai masker dengan benar. Sebaiknya pakai masker KN/N95, tapi buat yang sulit akses, tetap lebih baik pakai masker bedah dibanding tidak pakai masker sama sekali," tutur dr. I Wayan.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu membasahi masker sebelum digunakan untuk menghadapi abu vulkanik. Penggunaan masker yang sesuai, pemasangan yang rapat, serta membatasi paparan abu menjadi langkah yang lebih tepat untuk membantu melindungi saluran pernapasan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya