Dalam analisis yang dipresentasikan Novo Nordisk, penurunan berat badan hingga 27,7 persen dicapai oleh kelompok pasien yang tergolong early responders, yakni mereka yang telah kehilangan sedikitnya 15 persen berat badan selama 24 minggu pertama terapi.
Sementara jika seluruh peserta penelitian dihitung secara keseluruhan, rata-rata penurunan berat badan mencapai hampir 21 persen setelah menggunakan Wegovy dosis 7,2 miligram selama 72 minggu.
Sebagai perbandingan, Wegovy dosis 2,4 miligram—yang sebelumnya menjadi dosis tertinggi—mencatat rata-rata penurunan berat badan lebih dari 17 persen berdasarkan penelitian sebelumnya.
Secara bisnis, peningkatan efektivitas yang didukung bukti ilmiah berpotensi memperkuat posisi produk dalam proses evaluasi regulator, rumah sakit, maupun penyedia pembiayaan kesehatan. Meski demikian, hasil tersebut tetap harus dipahami sesuai konteks penelitian dan tidak dapat dijadikan jaminan bahwa seluruh pasien akan memperoleh hasil serupa.
Dalam praktik layanan kesehatan, keputusan penggunaan suatu terapi tidak hanya berada di tangan dokter. Rumah sakit akan mempertimbangkan efektivitas dan manfaat klinis, sedangkan perusahaan asuransi maupun penyedia pembiayaan kesehatan juga mengevaluasi efisiensi biaya sebelum memasukkan suatu terapi ke dalam daftar layanan yang ditanggung.
Karena itu, konsistensi publikasi data klinis menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kredibilitas sebuah produk.