Dengan demikian, saluran ASI yang tersumbat dan tidak segera ditangani berisiko berkembang menjadi mastitis.
Pada kondisi saluran ASI tersumbat, ibu biasanya merasakan benjolan atau area payudara yang terasa keras dan nyeri saat disentuh. Adapun mastitis umumnya disertai gejala yang lebih berat, seperti:
Apabila gejala-gejala tersebut muncul, ibu dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Selain itu, dr. Natalia mengingatkan agar ibu tidak menghentikan aktivitas menyusui meski payudara terasa sakit. Justru, pengosongan payudara secara rutin dapat membantu memperlancar aliran ASI dan mengurangi risiko perburukan kondisi.
Ibu disarankan tetap menyusui sesering mungkin, termasuk dari payudara yang mengalami sumbatan. Untuk membantu mengatasi keluhan, kompres hangat sebelum menyusui dapat digunakan guna melancarkan aliran ASI, sedangkan kompres dingin setelah menyusui dapat membantu meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)