LAMPUNG SELATAN - Jika anda menginjakan kaki di pesisir atau singgah di Pelabuhan Bakauheni, belum lengkap rasanya jika tidak mencoba kuliner khas pesisir yang dibuat oleh warga lokal. Salah satunya seperti kuliner laut yang dijual di Kedai Apung Mbak Ninuk.
Tidak jauh letaknya dari Pelabuhan Bakauheni, kedai apung ini menawarkan banyak menu makanan laut yang bisa menggoyang lidah. Seperti Cumi, Udang, Kepiting, Kerang dan aneka seafood lainnya.
“Di kedai Apung diutamakan yang paling yang paling dominan itu seafood ya. Ada cumi, udang, lobster, kepiting, ada kerang, aneka macam siput dan bisa diolah sesuai dengan permintaan customer,” kata Ninuk, pemilik Kedai Apung saat diwawancarai, Kamis (26/3/2026).
Ikan bakar serta olahan lobster menjadi magnet cita rasa yang paling banyak dipesan oleh pelanggan maupun pemudik yang singgah sembari menunggu jadwal keberangkatan kapal di pelabuhan. Perpaduan bumbu masakan Manado dan Makasar menjadikan kedua menu tersebut sangat istimewa di lidah para pelanggan.
“Kalau di kedai apung yang paling keunggulannya itu ikan bakarnya ya, karena kita memadukan antara masakan Manado dan masakan Makassar. Jadi di ikan bakanya sangat menonjol bumbunya,” ucap dia.
Selain itu, penggunaan bahan yang masih segar dan diambil langsung dari tempat pelelangan ikan menjadi keunggulan tersendiri dari kedai ini. Bumbu rahasia yang khas dari resep buatan sendiri membuat olahan makanan laut di kedai apung banyak diminati para pelanggan baik lokal maupun luar daerah.
“Kalau bahan khusus kita enggak, karena mutu dari ikannya itu segar ya, kita yang paling utama ikannya harus fresh, harus bagus. Jadi walaupun bumbunya diapain, dimasak apapun ikannya pasti rasanya enak. Di sini kan di kedai Apung ini dekat dengan TPI. Jadi kita mengambil dari nelayan-nelayan sekitar,” tutur Ninuk.
Di sisi lain, letak kedai yang berada persis di pinggir laut menyuguhkan pemandangan yang indah baik saat siang, sore maupun malam hari. Sambil menikmati makanan laut yang lezat, pelanggan bisa bersantai dan menikmati suasana laut sembari menunggu keberangkatan kapal.
“Iya, karena kami dekat dengan pelabuhan, dekat dengan ikon siger, menara siger pintu masuknya Sumatera gitu. Jadi kan pemandangannya sangat bagus. Jadi kita buka kedai dan aneka kuliner lah,” beber dia.
Salah satu pelanggan sekaligus pemudik asal Tangerang, Banten, Diana Rose mengungkapkan bahwa dirinya sengaja singgah di Kedai Apung dalam perjalanan pulang usai mudik dari kampung halamannya di Padang Sumatera Barat.
“Dari Tangerang, baru pulang dari mudik dari Padang,” ungkap Diana.
Menurutnya, makanan laut yang disajikan di kedai ini sangat khas dan lezat. Apalagi ditemani dengan nuansa syahdu dan pemandangan indah laut lepas yang memanjakan mata.
“Enak banget. Ikan bakar enak, bumbunya mantap, meresap. Terus apa udangnya juga enak banget. Udang saus Padang, terus cuminya apalagi paling enak. Lembut, garing tapi enggak enggak keras gitu, enak banget,” papar dia.
Saking lezatnya, Diana bahkan memesan lebih dari satu menu. Seperti Ika bakar, cumi goreng tepung, cumi hitam dan udang saus padang. “Tadi ikan bakar, cumi goreng tepung, terus Cumi hitam, udang saus Padang,” pungkas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)