Ia menilai fenomena tersebut sebagai hal yang alami. Sebab, kondisi tersebut tidak dapat disengaja atau dirancang. Fenomena mimpi basah saat berpuasa di siang hari bisa terjadi karena faktor hormonal maupun kondisi perasaan seseorang.
“Itu hal yang lebih alami. Lebih alami karena baik hormonal maupun mood-nya, semuanya berlangsung secara alami karena mimpi basah itu kan tidak dirancang,” ungkap dr. Boyke.
Selain itu, ia menuturkan bahwa mimpi basah juga berbeda dengan onani. Dalam kondisi tersebut, situasi hormonal dan perasaan atau hasrat birahi dipicu secara sengaja melalui stimulus seperti fantasi atau rangsangan tertentu. Oleh karena itu, onani dinilai sebagai tindakan yang disengaja.
“Beda dengan onani yang memang karena tidak tahan kemudian dia terpaksa melakukan onani,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)