“Ya, jelas nggak pulang kayaknya. Kalau tahun ini (di bulan Ramadhan) kayaknya dapat-dapat paling banyak tuh Rp2 juta ke atas gitu,” papar Chandra.
Meski demikian, Ramadhan tahun kemarin dirinya juga tidak merasakan mudik Lebaran ke kampung halaman walaupun gaji bulanan dari berjualan kopi keliling di bulan Ramadhan mencapai Rp5 juta.
Sebab, nominal sebesar itu dinilai masih kurang untuk mencukupi kebutuhan dan ongkos dirinya selama di perjalanan dan di kampung halaman. Belum lagi, ongkos dirinya untuk kembali ke Jakarta dan melakoni pekerjaan serupa.
“5 juta ada, cuma memang benar ngumpulin uang dulu. Kalau mau pulang uang pas-pasan malu. Tetap nggak pulang,” pungkas dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)