Ubah nada bicara
Nada bicara dapat mengungkapkan banyak hal tentang apa yang kamu rasakan, seperti marah, sedih, frustasi, jengkel dll. Mengubah nada kamu dapat membuat perbedaan. Bila dalam suatu diskusi kamu membahas permasalahan dengan pasanganmu, upayakan dengan nada bicara rendah, seemosi apapun kamu bila nada bicaramu tinggi maka akan membawa suasana menjadi tidak nyaman.
Jangan menghindari tanggung jawabmu
Tidak melakukan bagian pekerjaan dapat menyebabkan banyak argumen. Cobalah yang terbaik untuk mematuhi tanggung jawab kamu. Sebagai suami istri keduanya mempunyai tanggungan masing-masing, kerjakanlah sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui bersama. Contoh kecilnya seorang istri bertugas memasak dan suami membantu menyapu lantai.
Jangan mengancam pasanganmu
Jangan pernah mengancam pasangan bahwa kamu akan meninggalkannya, jika kebutuhan dan keinginan kamu tidak terpenuhi dalam pernikahan. Saat dua orang berkomitmen penuh untuk mencintai dan menghargai satu sama lain, baik dalam suka maupun duka, maka mereka tidak akan mudah menyerah apalagi meninggalkan orang yang dicintai.
Tempatkan dirimu pada posisi mereka
Kamu mungkin tidak pernah tau apa yang dialami oleh pasangan. Belajarlah untuk menempatkan diri dan memahami apa yang sedang mereka rasakan. Dengan memahami pasangan, setidaknya kamu lebih mengerti sudut pandangnya, sehingga tidak perlu sampai berakhir dengan percekcokan.
(Martin Bagya Kertiyasa)