
Bukan hanya perubahan emosi, scrolling media sosial pada malam hari juga sering membuat seseorang sulit berhenti. Hal ini berkaitan dengan mekanisme intermittent rewards, yaitu pemberian hadiah atau perhatian yang muncul secara tidak terduga.
Saat menggeser layar ke atas, seseorang tidak mengetahui konten apa yang akan muncul berikutnya. Pada akhirnya, waktu yang dihabiskan untuk scrolling HP sudah begitu panjang.
“Nah ketidakpastian inilah yang memicu pelepasan dopamine. Efeknya apa? Otak kamu terus penasaran dan berkata, satu video lagi deh, siapa tahu berikutnya lebih seru,” tutur dr. Adit.
Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini bisa membuat seseorang lupa waktu dan mengurangi waktu istirahat. Oleh karena itu, jika merasa emosi mudah berubah atau sulit berhenti scrolling pada malam hari, segera letakkan ponsel dan berikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.