JAKARTA - Olahraga selama kehamilan bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan ibu dan janin. Selain menjaga kebugaran, aktivitas fisik juga bisa meningkatkan stamina serta mengurangi sejumlah keluhan, seperti nyeri punggung.
Namun, ibu hamil tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh saat olahraga. Pasalnya, setiap kehamilan memiliki kondisi yang berbeda sehingga jenis dan intensitas latihan perlu disesuaikan.
Dilansir dari Hindustan Times, dokter spesialis fertilitas, bedah endoskopi, obstetri, dan ginekologi, dr. Rohan Palshetkar, mengingatkan bahwa ibu hamil tidak boleh memaksakan diri ketika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan.
Aktivitas fisik perlu disesuaikan dengan kondisi kehamilan, riwayat kesehatan, serta tingkat kebugaran sebelum hamil. Jika muncul gejala yang tidak biasa, ibu hamil disarankan segera menghentikan olahraga.
Bagi ibu dengan kehamilan tanpa komplikasi, beberapa aktivitas fisik seperti berjalan kaki, berenang, dan yoga prenatal bisa menjadi pilihan.
Dokter Palshetkar juga menyarankan ibu hamil mengenakan pakaian yang nyaman dan mencukupi kebutuhan cairan sebelum maupun setelah berolahraga.