JAKARTA - Bagi banyak orang, anjing atau kucing bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga. Tidak heran jika sebagian pemilik memilih tidur satu kasur dengan hewan kesayangannya.
Namun, kebiasaan ini ternyata punya kelebihan dan kekurangan. Melansir Cleveland Clinic, tidur bersama hewan peliharaan tidak selalu menjadi pilihan terbaik, terutama jika keberadaannya mengganggu kualitas tidur.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kamu terbiasa membiarkan anjing atau kucing tidur di tempat tidur.
Hewan peliharaan bisa bergerak, mengganti posisi, menggonggong, mengeong, atau bahkan meminta keluar rumah pada malam hari. Hal ini tentu saja membuat pemilik terbangun berulang kali dan akhirnya kehilangan waktu tidur yang cukup.
Jika kurang tidur terjadi terus-menerus, kondisi ini bisa meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, demensia, depresi, dan obesitas.