Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bumbu Dapur Instan Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara? Ini Kata Dokter

Agustina Wulandari , Jurnalis-Minggu, 04 Oktober 2026 |12:05 WIB
Bumbu Dapur Instan Bisa Jadi Pemicu Kanker Payudara? Ini Kata Dokter
Ilustrasi kanker payudara. (Foto: dok Magnific/jcomp)
A
A
A

JAKARTA - Kanker payudara jadi satu di antara penyakit yang menakutkan bagi perempuan. Pemicu kanker payudara disebabkan berbagai faktor, antara lain genetik dan gaya hidup.

Tapi pernahkah kamu berpikir bumbu dapur instan yang biasa kamu konsumsi di dalam makanan bisa jadi pemicunya?

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Ika Devi, bumbu dapur bisa jadi blindspot. “Kalau kita bicara soal kanker payudara, pasti kamu mikirnya genetik dulu. Tapi, pernah kepikiran nggak kalau kebiasaan sehari-hari pun bisa punya peranan,” ujarnya lewat video di akun Instagram pribadinya.

Ia menuturkan, risiko kanker payudara tidak hanya dari genetik. Faktor dari resiko kanker payudara itu kompleks. “Ada faktor yang tidak bisa kita ubah, seperti usia dan juga genetik. Tetapi, ada juga faktor gaya hidup yang bisa kita perhatikan, termasuk pola makan, aktivitas fisik, berat badan, dan juga konsumsi alkohol,” ucapnya.

Dokter Ika mengatakan, genetik ditambah lifestyle, itu sama-sama perlu untuk diperhatikan. Makanan ultra proses versus makanan rumahan dengan bahan yang utuh. Makanya, bukan berarti satu makanan itu langsung akan mengakibatkan kanker.

“Yang lebih penting adalah pola makan secara keseluruhan. Kalau sehari-hari kita terlalu sering mengandalkan yang namanya makanan ultra proses dan rendah makanan utuh, maka ini adalah kita mulai evaluasi. Bukan masalah hanya satu makanan, tetapi pola makan secara keseluruhan,” tuturnya.

Real Food Tak Harus Hambar

Ilustrasi bumbu dapur instan. (Foto: dok Magnific)
Ilustrasi bumbu dapur instan. (Foto: dok Magnific)

Dokter Ika melanjutkan, makan lebih banyak real food bukan berarti makanan itu harus hambar. Bahkan dari hal kecil seperti memilih bumbu dan kamu perlu membaca label komposisinya.

“Semakin kamu tahu apa yang masuk dalam makananmu, semakin mudah kamu membuat pilihan yang sesuai dengan kebutuhanmu,” katanya.

Ia menegaskan, real food bukan berarti tidak ada rasa. “Jadi contohnya, saat memilih kaldu bubuk, saya lebih suka yang komposisinya jelas dan dari bahan natural. Cek komposisinya sebelum membeli,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, memasuki Breast Cancer Awareness Month ini, mulai dari hal yang bisa dikontrol. Lebih aktif, lebih banyak real food, dan lebih banyak memilih bumbu alami dapur. Mulai dari pilihan kecil hari ini.

Kalau kamu sebelumnya tak pernah baca label bumbu, mulai sekarang yuk lebih sadar komposisi bumbu dapur agar asupan yang masuk ke badanmu lebih terjaga.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement