
Bagi Anda yang kerap mengalami softlens terselip atau terlipat di bawah kelopak mata, dr. Aditya mengimbau agar tidak bertindak ceroboh.
“Jadi kalau kamu softlens-nya hilang, itu jangan dikorek-korek, jangan panik, apalagi pakai kuku nih, terus ditusuk-tusuk pakai apa pun. Bahaya,” tegas dr. Aditya.
Sebagai langkah awal yang aman, ikuti beberapa pertolongan pertama. Seperti berkedip secara perlahan untuk membantu memicu air mata merangsang pergeseran lensa, kemudiam teteskan lubricating eye drops (tetes mata pelembab) untuk melunakkan permukaan lensa kontak yang terlipat agar mudah bergeser keluar.
Setelah itu, periksa area lipatan kelopak mata bagian atas maupun bawah secara perlahan dan hati-hati tanpa menekan bola mata.
“Jadi kalau kamu softlens-nya hilang, itu jangan dikorek-korek, jangan panik, apalagi pakai kuku nih, terus ditusuk-tusuk pakai apa pun. Bahaya. Jadi simpel, coba berkedip pelan-pelan, gunakan lubricating eye drops, dan periksa bagian bawah kelopak itu dengan hati-hati, atau bagian atas. Dan jangan pernah dicolok-colok,” beber dia.
Apabila lensa kontak tetap tidak ditemukan dan mata mulai menunjukkan gejala nyeri atau memerah, dr. Aditya menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata.
“Dan kalau kamu tetap nggak nemu, terus mata makin sakit, makin merah, periksa ke dokter mata. Dan ingat, jangan sampai lupa lepas softlens ketika kamu tidur. Itu kuncinya,” pungkas dr. Aditya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.