Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebanyakan Duduk dan Kurang Gerak Bisa Picu Penyakit Jantung

Agustina Wulandari , Jurnalis-Senin, 28 September 2026 |16:05 WIB
Kebanyakan Duduk dan Kurang Gerak Bisa Picu Penyakit Jantung
Ilustrasi duduk lama. (Foto: dok Magnific/DC Studio)
A
A
A

Aterosklerosis merupakan proses menumpuknya plak yang terdiri dari lemak dan jaringan fibrosa di dinding pembuluh darah. Proses ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan dipengaruhi berbagai faktor, seperti kadar kolesterol LDL, tekanan darah, diabetes, kebiasaan merokok, faktor genetik, usia, dan peradangan.

Jika terjadi pada pembuluh darah koroner, aliran darah menuju jantung dapat berkurang dan meningkatkan risiko angina maupun serangan jantung.

Namun, dr. Ajit menegaskan bahwa duduk itu sendiri tak bisa dianggap sebagai penyebab langsung terjadinya "penyumbatan jantung". Kebiasaan terlalu banyak duduk dan kurang bergerak lebih berkaitan dengan sejumlah faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan jantung. 

Misalnya, gaya hidup yang minim aktivitas bisa membuat seseorang lebih mudah mengalami kenaikan berat badan, gangguan pengaturan gula darah, tekanan darah tinggi, serta profil kolesterol yang kurang sehat. Jika ditambah faktor risiko lainnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Coba Bergerak Setiap 30–60 Menit

Bagi yang pekerjaannya mengharuskan duduk dalam waktu lama, perubahan kecil bisa dimulai dengan cara yang sederhana.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement