Pendekatan tersebut membuat pemanfaatan AI dalam layanan kesehatan tidak hanya berfokus pada kecepatan memberikan jawaban, tetapi juga mempertahankan pertimbangan klinis dalam proses pengambilan keputusan.
“ Masyarakat menggunakan AI karena cepat, praktis, dan mudah diakses. Namun, untuk urusan kesehatan, jawaban instan tidak selalu berarti layanan medis yang tepat.
Di Alodokter, pasien tidak perlu memilih antara kemudahan teknologi dan pertimbangan klinis dokter. AI membantu dokter memahami kondisi pasien secara lebih mendalam, mengenali informasi penting, dan mempertimbangkan langkah penanganan yang sesuai.
Dengan begitu, pasien tetap mendapatkan kemudahan yang ditawarkan teknologi, sekaligus konsultasi yang lebih terarah, menyeluruh, dan informatif. Keputusan medis tetap berada di tangan dokter,” ujar dr. Marianti, Head of Medical Content and Marketing Alodokter.
Pengembangan AI klinis juga diarahkan untuk menjawab tantangan layanan kesehatan di Indonesia yang memiliki kondisi geografis luas serta kebutuhan masyarakat yang beragam.