Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Influenza Melonjak hingga 51 Persen, Kemenkes Imbau Jangan Panik

Niko Prayoga , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |19:05 WIB
Kasus Influenza Melonjak hingga 51 Persen, Kemenkes Imbau Jangan Panik
Ilustrasi kasus Influenza tipe A. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa kasus Influenza di Indonesia saat ini mulai mengalami peningkatan hingga 51 persen.

Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan kepada iNews Media Group pada Selasa (20/9/2026), kenaikan tersebut tercatat per minggu ke-36 tahun 2026 yang menunjukan angka proporsi spesimen positif influenza meningkat hingga 51 persen dibandingkan pada minggu ke-35 yang hanya mencapai 37 persen. 

Dari angka tersebut, flu subtype A (H1N1pdm09) paling dominan ditemukan. Selain itu, kasus tersebut juga tercatat di beberapa wilayah seperti Jawa Timur yang menjadi wilayah terbanyak, disusul oleh Jawa Tengah dan Jawa Barat dengan Balita sebagai kelompok usia yang paling banyak terdampak sebanyak 41,9 persen. 

Namun, Kemenkes sendiri belum mengungkap berapa persen jumlah kasus di tiga wilayah tersebut. Namun, peningkatan tersebut masih dalam kategori rendah dan mengikuti pola yang normal menurut Kementerian Kesehatan.

Upaya Preventif Kemenkes

Di sisi lain, menanggapi peningkatan tersebut, Kementerian Kesehatan sendiri telah melakukan beberapa upaya preventif dan kesiapsiagaan, antara lain memperkuat surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) untuk memantau tren, karakteristik virus, dan tingkat keparahan penyakit.

Kemudian, deteksi dini melalui pemeriksaan laboratorium dengan metode RT-PCR dan sequencing sendiri terus ditingkatkan guna mendeteksi perubahan virus. Berbagai fasilitas dan layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit termasuk skrining juga terus disiapkan sebagai langkah pencegahan dan pengendalian infeksi, serta pelaporan kasus.

Kewaspadaan juga terus ditingkatkan dengan meningkatkan pemantauan pelaku perjalanan di pintu masuk negara serta komunikasi risiko dan edukasi pencegahan bagi kelompok rentan. 

Kemenkes Imbau agar Tidak Panik

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement