Namun, penelitian dalam skala besar yang dilakukan setelahnya tak menemukan bukti bahwa konsumsi suplemen vitamin C setiap hari dapat menurunkan kemungkinan seseorang terkena pilek pada masyarakat umum.
Artinya, mengonsumsi satu tablet vitamin C tambahan saat merasa akan sakit tidak otomatis membuat tubuh kebal terhadap pilek.
Bukan berarti vitamin C sama sekali tidak memberikan manfaat. Hanya saja, efeknya terhadap pilek ternyata relatif kecil. Jika seseorang baru mengonsumsi vitamin C setelah gejala pilek muncul, suplemen tersebut hampir tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap lama maupun tingkat keparahan penyakit.
Sementara itu, pada orang yang memang sudah rutin mengonsumsi vitamin C sebelumnya, durasi pilek rata-rata dapat berkurang sekitar 8 persen atau kurang lebih setengah hari. Jadi, jangan berharap mengonsumsi vitamin C dalam jumlah banyak setelah bersin-bersin atau hidung mulai meler akan membuat pilek langsung hilang.
Vitamin C memang termasuk vitamin yang larut dalam air. Kelebihannya dapat dikeluarkan melalui urine. Namun, bukan berarti mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan tidak memiliki risiko.