JAKARTA - Teh hijau bukan hanya minuman yang menyegarkan. Minuman ini juga mengandung kafein, antioksidan, dan asam amino bernama L-theanine yang dapat membantu mendukung fokus dan kewaspadaan.
Namun, dilansir dari Eating Well, ternyata waktu minum teh hijau juga perlu diperhatikan. Jika mau mendapatkan manfaatnya untuk jaga konsentrasi tanpa mengganggu waktu tidur, ahli merekomendasikan untuk meminumnya pada pertengahan pagi hingga awal siang.
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa satu waktu tertentu merupakan waktu terbaik bagi semua orang untuk minum teh hijau. Waktu yang tepat bisa disesuaikan dengan kapan tubuh membutuhkan tambahan energi dan fokus.
Menurut ahli, pertengahan pagi hingga awal siang bisa menjadi pilihan karena kafein dalam teh hijau membutuhkan waktu untuk mencapai kadar puncaknya di dalam tubuh.
Secangkir teh hijau mengandung sekitar 35 miligram kafein. Selain itu, ada L-theanine yang bisa memberikan efek fokus yang lebih tenang, sehingga tak terlalu mudah merasa gelisah akibat kafein.
Jika biasanya mulai sulit berkonsentrasi pada sore hari, kamu bisa menyesuaikan waktu minum teh hijau sekitar satu jam sebelumnya.
Eating Well menyebutkan bahwa kafein dan antioksidan dalam teh hijau membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mencapai tingkat penyerapan puncak. Jadi, misalnya kamu biasanya mulai kehilangan fokus sekitar pukul 15.00, minum teh hijau sekitar pukul 14.00 bisa menjadi pilihan.
Bagi yang memilih matcha, efeknya mungkin terasa lebih cepat. Hal ini karena daun teh pada matcha digiling hingga menjadi bubuk sehingga lebih banyak bagian tanaman yang dikonsumsi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan paparan dan penyerapan kafein, L-theanine, serta katekin.
Selain kafein, teh hijau mengandung L-theanine, yaitu asam amino yang mampu mengimbangi efek stimulan dari kafein. Kombinasi kafein dan L-theanine dikaitkan dengan peningkatan kewaspadaan dan kemampuan mengerjakan tugas, sekaligus berkurangnya rasa lelah yang dirasakan.
Sama seperti kafein, L-theanine juga umumnya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mencapai kadar puncaknya. Karena itu, efek fokus dari teh hijau kemungkinan mulai terasa sekitar satu jam setelah diminum.
Meski bisa membantu meningkatkan fokus, minum teh hijau terlalu sore atau mendekati waktu tidur justru berpotensi mengganggu kualitas tidur. Kafein bisa bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam. Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, minum teh hijau terlalu sore dapat membuat tidur menjadi kurang optimal.
Padahal, tidur yang cukup juga sangat penting untuk menjaga konsentrasi, daya ingat, kewaspadaan, serta kemampuan mengambil keputusan. Karena itu, waktu minum teh hijau sebaiknya disesuaikan dengan respons tubuh masing-masing.
Jika terbiasa minum teh hijau pada pagi hari, pertengahan pagi bisa menjadi waktu yang cukup tepat. Namun, jangan sampai teh hijau menggantikan sarapan.
Teh hijau memang mengandung kafein, L-theanine, dan antioksidan yang mendukung fokus. Namun, minuman ini tak bisa menggantikan nutrisi dan energi yang diperoleh tubuh dari makanan.
Agar energi dan konsentrasi lebih stabil, teh hijau dapat dikonsumsi setelah sarapan yang seimbang. Makanan yang mengandung protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat bisa mendukung energi serta konsentrasi sepanjang pagi.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.