Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Influenza A, Dokter Ungkap Masker Medis Tak Boleh Dipakai Berulang

Djanti Virantika , Jurnalis-Sabtu, 19 September 2026 |11:13 WIB
Waspada Influenza A, Dokter Ungkap Masker Medis Tak Boleh Dipakai Berulang
Masker. (Foto: Freepik)
A
A
A

WASPADA Influenza A menjadi hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat. Utamanya ketika penggunaan masker kembali banyak dilakukan.

Namun, tahukah Anda bahwa masker medis yang sudah digunakan tidak dianjurkan untuk dipakai berulang kali? Hal tersebut perlu jadi perhatian lebih, apalagi saat ini kasus influenza A tengah meningkat.

1.  Masker Medis Berfungsi untuk Filtrasi

Dokter Spesialis Anak dari Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp.ETIA(K), dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone menjelaskan bahwa penggunaan masker untuk membantu mencegah penularan influenza perlu dilakukan dengan tepat. Salah satunya dengan memperhatikan kondisi dan lama pemakaian masker.

Menurutnya, masker medis memang dapat digunakan sebagai salah satu perlindungan terhadap influenza. Namun, masker tersebut memiliki batas penggunaan dan tidak seharusnya digunakan seharian kemudian disimpan untuk dipakai kembali keesokan harinya.

dr. Yogi menjelaskan bahwa salah satu fungsi utama masker adalah melakukan filtrasi. Karena itu, kondisi masker sangat berpengaruh terhadap efektivitas penggunaannya. Ketika masker sudah basah atau lembap, kemampuan filtrasi masker menjadi tidak efektif.

“Sering kali panic buying ya, padahal mungkin peruntukannya akan berbeda antara yang buat abu vulkanik sama masker yang untuk influenza. Untuk influenza, salah satu yang kita rekomendasikan masker medis cukup, ya,” ujar dr. Yogi.

“Dan di bawah 2 tahun kita tidak merekomendasikan, jadi di atas 2 tahun sampai orang dewasa, itu kita rekomendasikan menggunakan masker,” lanjutnya.

2. Berapa Lama Masker Medis Bisa Dipakai Cegah Influenza A

Untuk masker medis, terdapat rekomendasi agar penggunaannya tidak terlalu lama. dr. Yogi mengatakan beberapa pihak menyarankan masker medis diganti setelah sekitar 4-6 jam.

“Kalau untuk berapa lamanya? Nah, masker itu kan sebenarnya fungsinya untuk memfilter. Pada saat dia sudah basah, lembab, maka fungsi filtrasinya itu sudah tidak efektif lagI sehingga ada beberapa yang disuruh menyarankan setelah 4 jam, 6 jam, itu masker medis itu sebaiknya diganti,” ucap dr. Yogi.

 

3. Jangan Pakai Masker Bekas Keesokan Harinya

anak pakai masker

Di tengah kekhawatiran terhadap Influenza A, sebagian masyarakat mungkin memilih menyimpan masker yang sudah digunakan untuk dipakai kembali. Namun, kebiasaan tersebut tidak dianjurkan.

Masker medis yang sudah dipakai seharian tidak cukup hanya diangin-anginkan sebelum digunakan kembali. Terlebih, apabila masker digunakan ketika seseorang batuk, terdapat kemungkinan droplet menempel pada permukaan masker.

Menurut dr. Yogi, masker yang telah terkontaminasi kemudian digunakan kembali dapat meningkatkan risiko munculnya masalah lain, termasuk infeksi sekunder.

“Jadi enggak bisa masker medis itu kita gunakan seharian, habis itu nanti diangin-angin, besok dipakai lagi, itu tidak bisa. Apalagi kalau pada saat kita pakai, kemudian kita batuk, ya, ada dropletnya di situ, gitu. Yang ada malah setelah itu tumbuh kuman, kita bisa kena infeksi sekunder juga, gitu,” jelas dr. Yogi.

4. Masker Medis Dinilai Cukup untuk Influenza

dr. Yogi juga menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik dalam memilih jenis masker. Untuk perlindungan terhadap influenza, masker medis dinilai sudah cukup.

dr. Yogi juga menyebut penggunaan masker direkomendasikan bagi masyarakat berusia di atas dua tahun. Sementara itu, penggunaan masker pada anak di bawah usia dua tahun tidak direkomendasikan.

Hal yang tidak kalah penting adalah memahami bahwa masker untuk influenza memiliki peruntukan yang berbeda dengan masker yang digunakan untuk kebutuhan lain, misalnya perlindungan dari paparan abu atau partikulat.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement