Sementara bagi orang yang tidur telentang, tidak adanya penyangga dapat membuat kepala terlalu menengadah. Posisi tersebut dapat memberikan tekanan pada sendi, otot, dan ligamen di sekitar leher.
Selain itu, posisi tubuh saat tidur dapat berubah tanpa disadari. Seseorang mungkin awalnya merasa nyaman tanpa bantal, tetapi kemudian berganti posisi menjadi menyamping sehingga kesejajaran leher tidak lagi terjaga.
Secara umum, dokter lebih menyarankan penggunaan bantal karena lebih mudah membantu mempertahankan posisi kepala, leher, dan tulang belakang tetap netral.
Namun, tidak ada satu jenis bantal yang ideal untuk semua orang. Pilihannya perlu disesuaikan dengan posisi tidur dan bentuk tubuh masing-masing.
Pada akhirnya, bantal bukanlah tujuan utama, melainkan alat untuk menjaga posisi tulang belakang tetap nyaman dan netral selama tidur. Jika bangun tidur sering disertai leher kaku atau sakit, bisa jadi masalahnya bukan karena harus tidur tanpa bantal, melainkan karena bantal yang digunakan belum sesuai.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.