Jika saat latihan muncul nyeri dada, pusing, merasa ingin pingsan, atau jantung berdebar tidak teratur, segera hentikan latihan. Orang yang memiliki penyakit jantung atau paru, sering mengalami pusing, baru menjalani operasi atau cedera, maupun memiliki masalah persendian sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum melakukan latihan tangga berintensitas tinggi.
Latihan naik tangga bukan berarti menjadi satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan. Aktivitas ini sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas olahraga secara keseluruhan.
Penelitian yang dikutip Health menunjukkan bahwa peningkatan kebugaran kardiorespirasi dari tingkat rendah menjadi sedikit di bawah rata-rata berkaitan dengan penurunan risiko kematian dari berbagai penyebab sekitar 50 persen. Sementara itu, peningkatan dari tingkat rendah menjadi di atas rata-rata dikaitkan dengan penurunan risiko sekitar 70 persen.
Jadi, kalau selama ini tangga hanya dianggap sebagai penghubung antarlantai, sesekali kamu bisa memanfaatkannya untuk berolahraga. Ini jadi cara sederhana untuk menambah aktivitas fisik sehari-hari. Yang terpenting, mulai sesuai kemampuan dan tingkatkan intensitas secara bertahap.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.