“Terus yang ketiga kalau kena muka, itu segera gunakan facial wash yang proper. Jangan langsung kegesek, karena bisa baret-baret, serius coy,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar wajah tidak langsung digosok ketika masih terdapat partikel abu karena dapat menyebabkan goresan atau iritasi pada kulit.
Masyarakat yang memiliki kebiasaan berolahraga di luar ruangan juga disarankan untuk sementara memindahkan aktivitas tersebut ke dalam ruangan selama kondisi masih dipenuhi abu vulkanik.
Dokter Tirta menilai olahraga outdoor dapat meningkatkan paparan karena aktivitas fisik membuat seseorang bernapas lebih banyak dan berpotensi menghirup lebih banyak partikel dari udara.
“Terus buat teman-teman yang hobi berolahraga outdoor, diganti dulu di indoor ya. Daripada anda beresiko terhirup abu vulkanik semakin banyak,” tuturnya.
Jika tetap melakukan olahraga di luar ruangan, ia menyarankan penggunaan masker sebagai salah satu bentuk perlindungan.