Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kehamilan Usia Muda Masih Jadi Perhatian, Dokter Soroti Risiko bagi Ibu dan Bayi

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |15:05 WIB
Kehamilan Usia Muda Masih Jadi Perhatian, Dokter Soroti Risiko bagi Ibu dan Bayi
Ilustrasi risiko hamil di usia muda. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

Dokter Shelly juga menegaskan, risiko kehamilan usia muda adalah karena rahim belum siap untuk menampung bayi, maka implantasi janin tidak bagus. 

“Risikonya, satu, preeklamsi sangat tinggi pada kehamilan remaja atau keracunan kehamilan dan itu resiko buat ibu maupun bayi. Setelah itu resiko janin yang prematur, janin yang ukurannya kecil, itu akan menjadi masalah baru bagi si ibu dan bayi,” kata dr. Shelly.

Selain dari hormon anatomi, lanjutnya, psikososial yang belum matang pada saat melakukan pernikahan dan kalau ibunya sendiri belum matang, belum siap untuk menanggung kehamilannya, risiko baby blues.

“Pada saat dia punya anak mungkin juga akan menjadi hambatan tersendiri untuk tumbuh kembang si anak baik secara nutrisi maupun psikologisnya untuk membesarkan satu generasi yang baru,” katanya.

“Jadi memang banyak banget hal-hal yang harus dipertimbangkan apalagi di zaman sekarang ini tentang pernikahan remaja, edukasi seksualnya harus dilakukan kayaknya di sekolah-sekolah bahwa seks pada remaja itu resikonya jauh lebih banyak daripada keuntungannya bahkan mungkin gak ada kali untungnya seks pada remaja,” ucap dr. Shelly.

(Agustina Wulandari )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement