Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurang Tidur Ganggu Kesehatan Paru-Paru

Niko Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |19:17 WIB
Kurang Tidur Ganggu Kesehatan Paru-Paru
Kurang Tidur Ganggu Kesehatan Paru-Paru (Foto: Freepik)
A
A
A

“Sebab saat tidur kurang dari itu, tubuh kehilangan waktu untuk memulihkan diri, sehingga saluran napas lebih mudah teriritasi dan muncullah batuk, mengi, hingga sesak,” jelas dia.

Kebiasaan Tidur

Bukan hanya kurang tidur, kebiasaan tidur terlalu lama juga perlu diperhatikan. Menurut Prof. Erlina, durasi tidur yang berlebihan dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu atau adanya proses peradangan yang membuat tubuh tetap merasa lelah.

“Lalu bagaimana dengan yang tidurnya justru berlebihan? Ternyata itu pun bukan tanpa risiko. Tidur terlalu lama sering menandakan ada gangguan kesehatan atau peradangan tersembunyi di dalam tubuh, dan itulah sebabnya batuk serta sesak napas juga lebih sering ditemukan pada kelompok ini,” tambah Prof. Erlina.

Temuan tersebut kemudian menggambarkan pola hubungan berbentuk huruf U. Artinya, keluhan pernapasan cenderung lebih rendah pada orang yang memiliki durasi tidur cukup, tetapi meningkat pada kelompok yang tidur terlalu sedikit maupun terlalu lama.

“Jadi, gejala pernapasan paling jarang muncul pada mereka yang tidurnya cukup, lalu meningkat pada dua sisi ekstremnya, yaitu yang terlalu sedikit dan yang terlalu banyak. Pola inilah yang dalam studi tersebut disebut pola U, rendah di tengah dan naik di kedua ujungnya,” papar dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement