Tak kalah penting, posisi tubuh saat buang air kecil juga turut memengaruhi seberapa tuntas kantung kemih mengosongkan posisinya. Menurut dr. Andika, mengubah posisi berdiri menjadi duduk atau jongkok sangat direkomendasikan.
"Empat, coba kencing dalam posisi duduk atau jongkok. Posisi ini bantu kandung kemih kosong lebih tuntas," kata dr. Andika.
Kendati fenomena post-void dribbling umumnya tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perubahan gaya hidup sederhana, dr. Andika mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, jika gejala tersebut bertahan lama dan disertai keluhan saluran kemih lainnya, hal itu bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, seperti masalah pada kelenjar prostat.
"Tapi ingat, kalau udah pakai empat cara ini dan terus-menerus kejadian, apalagi ditambah pancaran lemah atau sering bangun malam hari buat kencing, itu bisa tanda masalah prostat," tuturnya.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.