Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Berkeringat Otomatis Membakar Kalori?

Agustina Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2026 |18:05 WIB
Benarkah Berkeringat Otomatis Membakar Kalori?
Ilustrasi keringat membakar kalori. (Foto: dok Magnific)
A
A
A

JAKARTA - Saat berolahraga dan tubuh memproduksi keringat seringkali orang berpikir bahwa itu adalah bukti bahwa banyak kalori yang terbakar. Betul, berkeringat bisa jadi tanda kalau tubuhmu sedang bekerja keras. Tetapi, keringat dan kalori yang terbakar sebenarnya tidak selalu berhubungan erat.

Melansir Healthline, keringat adalah cara alami tubuh untuk mendinginkan suhu, bukan tanda bahwa kamu sedang membakar lemak. Walaupun berkeringat bisa menurunkan berat badan sementara karena cairan tubuh yang keluar, ini bukan berarti olahragamu lebih efektif atau berhasil membakar kalori lebih banyak.

Apakah Keringat Membakar Kalori?

Jawabannya adalah tidak. Kalori yang kamu bakar saat berolahraga sebagian besar berasal dari aktivitas fisik itu sendiri, seperti saat kamu menggerakkan otot, meningkatkan detak jantung, dan menggunakan energi.

Jumlah keringat sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan, kelembapan, pakaian, ukuran tubuh, dan genetik. Sebagai contoh, kamu mungkin berkeringat deras saat melakukan yoga santai di ruangan yang panas, tetapi kalori yang terbakar bisa saja lebih sedikit daripada orang yang melakukan olahraga intensitas tinggi di ruangan yang sejuk.

Apakah Keringat Bisa Jadi Patokan Intensitas Olahraga?

berkeringat saat olahraga
Ilustrasi berkeringat saat olahraga. (Foto: dok Magnific/Drazen Zigic)

Keringat bukanlah ukuran yang bisa diandalkan untuk menilai seberapa keras kamu berolahraga. Daripada melihat jumlah keringat, lebih baik gunakan tiga indikator ini:

  • Detak jantung: Detak jantung yang lebih cepat biasanya menunjukkan kerja jantung dan paru-paru yang lebih besar.
  • Tingkat pengerahan tenaga (RPE): Ini adalah skala perasaanmu sendiri tentang seberapa berat olahraga tersebut, dari sangat mudah hingga sangat sulit.
  • Tes bicara: Saat melakukan olahraga intensitas sedang, kamu seharusnya masih bisa mengobrol santai tetapi tak bisa bernyanyi. Jika olahraganya berat, berbicara satu kalimat pun pasti akan sulit.

Bagaimana dengan Olahraga di Ruangan Panas?

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement