
Sementara itu, untuk penggunaan skincare dasar setelah treatment, pasien tetap dianjurkan menggunakannya secara rutin. Namun, aturan berbeda berlaku untuk skincare yang mengandung bahan aktif, seperti peeling dan retinol.
dr. Gerrit menyarankan penggunaan bahan-bahan aktif tersebut ditunda hingga lebih dari satu minggu setelah treatment. Dengan kata lain, kulit yang belum selesai melakukan proses regenerasi sebaiknya tidak kembali diberikan treatment eksfoliasi terlalu cepat.
“Tapi setelah treatment, skincare yang basic itu harus selalu tetap digunakan, tanpa ada henti,” ujar dr. Gerrit.
“Kalau bahan aktif, seperti peeling dan lain-lain, peeling lah, retinol lah, kan banyak banget tuh bahan skincare sekarang, itu harus, baiknya di atas satu minggu,” jelasnya.
“Karena kan pada saat kita lakukan treatment kulit, itu kan kulit kita tuh lagi kayak dipaksa untuk terima serumnya, ya, ada luka-luka juga. Nah, kita nggak pengen peeling itu membuat luka kembali. Kulitnya belum regenerasi, udah dipeeling lagi,” tambahnya.
Dokter juga menjelaskan bahwa peeling yang dilakukan di klinik memiliki dosis yang berbeda dengan produk peeling yang digunakan sendiri di rumah.
“Kalau yang peeling di rumah nggak apa-apa, kalau yang peeling treatment di klinik, itu tuh biasanya dosisnya berkali-kali lipat di atas daripada yang di rumah,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.