"Saya tidak menghormati Anda. Maaf, tetapi Anda harus pergi," kata Cui.
Meski menolak mempekerjakan kembali sang karyawan, Cui justru membantu ibu pria tersebut. Setelah wanita itu pensiun, ia ditawari bekerja di bagian logistik perusahaan dengan gaji yang setara. Langkah itu dilakukan karena Cui khawatir sang anak tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup ibunya di masa tua.
Cerita tersebut kemudian viral di media sosial Tiongkok dan disebut telah ditonton lebih dari 24 juta kali. Respons publik pun terbelah.
Sebagian warganet mendukung keputusan Cui karena menganggap sikap seorang karyawan terhadap orang tua mencerminkan karakter yang akan dibawa ke lingkungan kerja.
"Orang yang tidak bisa menghormati orang tuanya hanya berpura-pura baik kepada orang lain. Perusahaan akan lebih baik tanpa dirinya," tulis salah satu pengguna media sosial.