JAKARTA - Aksi Tim Simone dalam Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan menuai perhatian setelah videonya viral beredar luas di media sosial. Penampilan dengan kostum menyeramkan, peti, dan kepala kambing tersebut memunculkan beragam tanggapan dari warganet, termasuk anggapan bahwa aksi itu menyerupai ritual satanik.
Menanggapi perbincangan tersebut, Tim Simone memberikan klarifikasi. Mereka menyampaikan permintaan maaf apabila penampilan yang dibawakan menimbulkan keresahan atau dipersepsikan berbeda oleh masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, Tim Simone menegaskan bahwa mereka tidak pernah bermaksud membawakan, memperagakan, ataupun merepresentasikan ritual satanik dalam pertunjukan tersebut.
“Kami ingin menyampaikan bahwa tidak pernah ada niatan dari kami untuk membawakan, memperagakan, maupun merepresentasikan konsep atau ritual satanik sebagaimana yang kemudian diperbincangkan di media sosial,” tulis Tim Simone dalam klarifikasinya.
