JAKARTA - Memakai sunscreen atau tabir surya setiap hari itu adalah sebuah kebutuhan yang esensial, bukan sesuatu yang berlebihan. Walaupun cuaca sedang mendung atau kamu hanya berada di dalam mobil, sinar ultraviolet (UV) tetap bisa menembus kaca.
Paparan sinar matahari selama 15 menit saja sudah cukup untuk menyebabkan kerusakan dan memicu kanker kulit dalam jangka panjang. Jadi, pastikan kamu mengoleskannya ke wajah, leher, dada, telinga, dan tangan.
Melansir Healthline, para ahli kulit mengingatkan untuk memilih sunscreen dengan kriteria sebagai berikut:
Melindungi diri dari kanker kulit adalah alasan utamanya, tetapi masih banyak manfaat tambahan lainnya:
Ini adalah mitos yang sangat berbahaya. Angka kematian akibat kanker kulit justru cukup tinggi pada orang kulit berwarna, sering kali karena terlambat didiagnosis.
Semua jenis dan warna kulit bisa mengalami penuaan dini dan kanker kulit. Kalau kamu takut efek residu putih (white cast), sekarang sudah banyak merek sunscreen yang diformulasikan khusus agar menyatu sempurna tanpa mengubah warna kulit.
Penelitian menunjukkan belum ada bukti yang cukup bahwa pemakaian tabir surya menghalangi produksi vitamin D. Kalau kamu khawatir kekurangan vitamin D, kamu selalu bisa mengonsumsi suplemen atau mendapatkannya lewat makanan sehat seperti salmon dan kuning telur.
Kandungan SPF yang ada di dalam produk makeup biasanya tidak cukup tebal untuk melindungi wajah. Sebaiknya, tetap oleskan sunscreen khusus, biarkan meresap ke dalam kulit, baru aplikasikan riasanmu.
Kesimpulannya, memakai sunscreen memang wajib, tetapi kamu tetap disarankan menambah perlindungan ekstra. Jangan lupa mengoleskan ulang setiap 2 jam sekali, gunakan topi bertepi lebar, berteduhlah jika memungkinkan, dan kurangi paparan langsung saat matahari sedang sangat terik di antara pukul 10 pagi hingga 2 siang.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.