
Berkunjung ke Maroko belum lengkap tanpa menjelajahi Gurun Sahara. Kamu dapat menaiki unta melintasi bukit pasir.
Selain itu, di Gurun Sahara, kamu juga bisa menikmati matahari terbit dan terbenam. Tak sampai di situ, kamu jga bisa bermalam di perkemahan bergaya tradisional Berber sambil menikmati langit penuh bintang.

Selanjutnya, ada Fez. Ini dikenal sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan Islam di Maroko.
Kota tua Fez el Bali memiliki lorong-lorong sempit, madrasah kuno, masjid bersejarah, hingga penyamakan kulit tradisional yang masih beroperasi hingga kini.

Bagi pencinta wisata alam dan petualangan, Pegunungan Atlas menawarkan jalur pendakian dengan panorama yang menakjubkan. Kawasan ini juga menjadi tempat tinggal masyarakat Berber yang masih mempertahankan budaya dan tradisi turun-temurun.
Jika kamu ingin berkunjung ke Maroko, waktu wisata terbaik ke sana saat musim semi pada Maret–Mei dan musim gugur pada September–November. Pada periode tersebut, cuaca cenderung sejuk sehingga nyaman untuk menjelajahi kota-kota bersejarah maupun kawasan gurun.
Dengan kekayaan budaya, arsitektur khas, bentang alam yang beragam, serta keramahan masyarakatnya, Maroko menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari destinasi lain. Tak heran jika negara itu tidak hanya menjadi perbincangan karena prestasinya di Piala Dunia 2026, tetapi juga sebagai salah satu tujuan wisata favorit di Afrika.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.