Kesehatan mental dan fisik saling berkaitan. Tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, serta berolahraga secara rutin dapat membantu tubuh mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.

Menulis jurnal, bermeditasi, beribadah, melukis, mendengarkan musik, atau melakukan hobi dapat menjadi cara untuk mengekspresikan perasaan. Sebaliknya, penggunaan alkohol atau narkoba sebagai pelarian justru dapat memperburuk kondisi psikologis.
Pemulihan trauma bukanlah proses yang lurus. Ada kalanya korban merasa sudah membaik, namun kembali teringat pengalaman buruk yang dialami. Kondisi tersebut merupakan bagian dari proses penyembuhan dan bukan berarti mengalami kegagalan.
Dengan pendampingan profesional, dukungan dari orang-orang terdekat, serta lingkungan yang aman, penyintas kekerasan memiliki peluang untuk memulihkan kesehatan mentalnya dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. Proses tersebut memang membutuhkan waktu, tetapi bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.