Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Riset: Tak Punya Uang Picu Orang Sakit Jantung

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2026 |11:10 WIB
Riset: Tak Punya Uang Picu Orang Sakit Jantung
Riset: Tak Punya Uang Picu Orang Sakit Jantung (Foto: Freepik)
A
A
A

Kombinasi berbagai faktor tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dari waktu ke waktu.

Setara dengan Faktor Risiko Tradisional

Salah satu temuan yang paling menarik dalam penelitian ini adalah besarnya pengaruh tekanan finansial terhadap kesehatan jantung. Hubungannya dinilai sebanding, bahkan dalam beberapa kasus lebih besar dibanding faktor risiko klasik seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan merokok.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa tekanan finansial bukan satu-satunya penyebab penyakit jantung. Faktor ini bekerja bersama berbagai faktor risiko lain sehingga dapat memperbesar kemungkinan seseorang mengalami gangguan kardiovaskular.

Bukan Berarti Pasti Sakit Jantung

Peneliti menekankan bahwa mengalami tekanan ekonomi bukan berarti seseorang pasti akan terkena penyakit jantung. Risiko kesehatan tetap dapat ditekan melalui berbagai langkah pencegahan.

Menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, tidak merokok, menjaga berat badan ideal, serta mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah tetap menjadi cara utama untuk melindungi kesehatan jantung.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement