JAKARTA - Biasanya penyakit jantung dikaitkan dengan apa yang dimakan dan masuk ke dalam tubuh. Namun ternyata, tak hanya soal jenis makanan, waktu makan juga tak kalah penting.
Penelitian terbaru yang dimuat di Prevention menunjukkan bahwa mengatur waktu makan—terutama kapan kita berhenti makan sebelum tidur—dapat berdampak positif pada tekanan darah, denyut jantung, dan gula darah, yang semuanya berhubungan dengan risiko penyakit jantung.
Para peneliti menganalisis efek dari memperpanjang waktu puasa malam dengan meminta peserta berhenti makan setidaknya tiga jam sebelum tidur serta menjaga suasana kamar lebih redup menjelang waktu istirahat. Hasilnya menunjukkan adanya perbaikan kesehatan jantung yang signifikan dibandingkan mereka yang tetap makan mendekati waktu tidur.
Perubahan ini menunjukkan tubuh memiliki waktu lebih lama untuk mencerna makanan sebelum tidur, sehingga sistem kardiometabolik termasuk jantung, tekanan darah, dan gula darah bisa bekerja lebih efisien.
Menghentikan makan beberapa jam sebelum tidur mungkin terdengar sepele, namun ada alasan fisiologis di baliknya: