JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terkait potensi penyebaran Ebola ke Indonesia. Meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan kewaspadaan, pemerintah menilai risiko masuknya penyakit tersebut ke Tanah Air masih tergolong rendah.
Pernyataan tersebut disampaikan Budi usai menghadiri acara Talkshow Hari Kesehatan Hati Sedunia 2026 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Menurut Budi, karakteristik penularan Ebola berbeda dengan COVID-19. Ia menjelaskan bahwa Ebola tidak menyebar melalui udara sehingga tingkat penularannya tidak semudah COVID-19.
“Ebola, teman-teman mesti tahu, dia penularannya melalui cairan. Jadi tidak semudah COVID dia menularkannya,” kata Budi.
Budi menjelaskan WHO memang telah mengeluarkan panduan kewaspadaan terkait wabah Ebola. Namun, risiko penyebaran penyakit tersebut dinilai lebih tinggi di negara atau wilayah yang terdampak langsung dibandingkan negara lain.