Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apakah Kanker Anak Bisa Menular?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 01 Juni 2026 |16:29 WIB
Apakah Kanker Anak Bisa Menular?
Apakah Kanker Anak Bisa Menular? (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Masih banyak anggapan yang keliru mengenai kanker pada anak. Salah satu mitos yang cukup sering muncul adalah anggapan bahwa kanker dapat menular dari satu orang ke orang lain. Padahal, secara medis, hal tersebut tidak benar.

Apakah kanker pada anak dapat menular?

Melansir laman Kemenkes, kanker, termasuk kanker yang terjadi pada anak, bukanlah penyakit menular. Penyakit ini tidak dapat berpindah dari satu individu ke individu lain melalui kontak fisik, udara, makanan, minuman, maupun cairan tubuh.

Kanker terjadi ketika sel-sel dalam tubuh tumbuh secara tidak normal dan berkembang tanpa kendali. Kondisi tersebut merupakan proses biologis yang terjadi di dalam tubuh penderita, sehingga tidak dapat "ditularkan" kepada orang lain seperti penyakit infeksi.

Karena itu, anak yang menderita kanker tetap dapat berinteraksi dengan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitarnya tanpa risiko menularkan penyakit tersebut.

Apakah kanker pada anak bisa dicegah?

Hingga saat ini, penyebab pasti sebagian besar kasus kanker pada anak belum diketahui secara jelas. Berbeda dengan kanker pada orang dewasa yang sering dikaitkan dengan faktor gaya hidup, seperti kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, atau paparan zat berbahaya, kanker pada anak umumnya tidak berhubungan dengan faktor-faktor tersebut.

Banyak kasus kanker anak diduga berkaitan dengan perubahan genetik atau proses biologis tertentu yang terjadi sejak masa perkembangan dalam kandungan maupun setelah lahir. Faktor-faktor ini umumnya berada di luar kendali orang tua maupun anak itu sendiri.

Karena penyebabnya belum sepenuhnya dipahami, belum ada cara yang terbukti dapat mencegah seluruh kasus kanker pada anak.

Pentingnya deteksi dini

Meski tidak selalu dapat dicegah, peluang kesembuhan kanker pada anak dapat meningkat jika penyakit terdeteksi lebih awal. Oleh sebab itu, orang tua perlu memperhatikan tanda dan gejala yang tidak biasa, seperti demam berkepanjangan, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, mudah memar, benjolan yang tidak kunjung hilang, atau keluhan lain yang berlangsung terus-menerus.

Jika anak mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Deteksi dan penanganan sejak dini menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan kanker pada anak.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement