Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkes Budi Bagikan Tips Bakar Sate Aman Bebas Kanker

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2026 |18:05 WIB
Menkes Budi Bagikan Tips Bakar Sate Aman Bebas Kanker
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Kemenkes)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, berbagi tips soal membakar sate yang aman dan terbebas dari kanker. Tips ini dibagikan saat Idul Adha, kala masyarakat kerap memilih membakar sate untuk menyantap daging yang didapat.

Meski nyate sudah menjadi tradisi dan budaya masyarakat baik di kota maupun di desa saat momen Idul Adha, masyarakat tetap perlu berhati-hati saat membakarnya. Jangan sampai kelezatan sate yang dimakan malah menjadi potensi penyebab kanker akibat karsinogen yang timbul dari daging tersebut.

Sate Maranggi Cianjur

1. Bisa Picu Kanker

Menkes Budi dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya mengatakan menjelaskan soal karsinogen dalam sate. Ini merupakan bagian daging yang menghitam saat sate usai dibakar.

Karsinogen sendiri bisa berbahaya. Sebab, bagian hitam di daging yang dibakar ini bisa menjadi penyebab potensi kanker jika dikonsumsi.

“Kalau kita makan sate, pasti ada yang hitam-hitam seperti ini. Ini namanya karsinogen, penyebab kanker,” kata Budi, dikutip Jumat (29/5/2026).

Selain bagian daging yang menghitam, ia menyebut bahwa karsinogen juga bisa timbul dari bagian lemak hewan yang ikut dibakar dan dijadikan sate. Lemak akan mudah gosong saat dibakar hingga akhirnya menjadi karsinogen.

“Kalau yang putih-putih ini namanya lemak, jangan bakar lemaknya. Karena lemak ini cepat gosong dan jadi karsinogen,” ucap dia.

Maka dari itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak membakar daging maupun bagian lemak saat nyate hingga gosong. Dengan begitu, tidak timbul karsinogen yang bisa menjadi potensi penyebab kanker.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement