Perempuan memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis (pengeroposan tulang) seiring bertambahnya usia, terutama setelah menopause. Mengonsumsi daging kambing dalam batas yang wajar membawa manfaat bagi perempuan, karena mengandung kalsium dan fosfor yang tinggi, yang berfungsi menjaga kepadatan massa tulang dan kekuatan gigi agar tidak mudah rapuh.
Jika kamu sedang menjaga berat badan, daging kambing bisa jadi pilihan yang baik. Daging kambing memiliki kandungan lemak total dan lemak jenuh yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi. Selain itu, kadar proteinnya yang tinggi memberikan efek kenyang lebih lama (satiety), sehingga membantu mengontrol nafsu makan berlebih.
Kandungan seng (zinc) dalam daging kambing berperan penting dalam memproduksi kolagen, mempercepat penyembuhan luka, dan menjaga kesehatan kulit dari dalam (membantu mengatasi jerawat). Selain itu, zinc bersama dengan kandungan proteinnya bertindak sebagai benteng utama untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh perempuan dari serangan penyakit.
Sebelum mengonsumsi daging kambing pastikan memilih bagian daging yang rendah lemak, seperti bagian paha atau daging tanpa gajih (lemak putih). Lalu, jangan terlalu banyak menggunakan santan kental.
Daging kambing bisa diolah dengan cara disup, ditumis dengan sedikit minyak, dipepes, atau dibakar/dipanggang tanpa menghanguskan dagingnya. Manfaat di atas bisa jika daging dikonsumsi secukupnya (sekitar 50–100 gram per sajian) dan diimbangi dengan makan sayur serta buah-buahan.
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.