JAKARTA - Viral kisah seorang ibu yang dengan sengaja memberikan susu kental manis (SKM) hingga kopi sachet pada anak balita. Pemberian dua minuman tersebut bisa menimbulkan risiko masalah kesehatan pada anak balita dan membuat geram warganet.
Memberikan susu kental manis (SKM) pada anak masih menjadi kebiasaan di sebagian masyarakat. Rasanya yang manis dan harganya yang relatif terjangkau membuat produk ini kerap dianggap sebagai pengganti susu.
Padahal, secara kandungan, susu kental manis bukanlah sumber nutrisi utama untuk anak. Jika dikonsumsi secara rutin, ada sejumlah risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.
Berikut lima risiko memberikan susu kental manis pada anak:
Risiko obesitas meningkat
Susu kental manis mengandung gula dalam jumlah tinggi. Konsumsi gula berlebih secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak. Berat badan yang berlebih sejak dini juga bisa memicu berbagai masalah kesehatan lain di kemudian hari.
Kekurangan nutrisi penting
Berbeda dengan susu pertumbuhan, susu kental manis memiliki kandungan protein, vitamin, dan mineral yang jauh lebih rendah. Jika dijadikan minuman utama, anak berisiko mengalami kekurangan nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, dan vitamin D yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang.