JAKARTA - Apel dan jeruk adalah buah yang sama-sama mudah ditemukan di pasaran. Namun, banyak yang belum sadar efek kedua buah ini terhadap gula darah.
Keduanya sama-sama sehat dan bisa memengaruhi gula darah, namun efeknya tergantung pada kandungan nutrisi dan cara mengonsumsinya. Baik apel maupun jeruk mengandung karbohidrat dan gula alami yang bisa meningkatkan kadar gula darah.
Namun, tubuh tidak hanya merespons gula saja, tetapi protein, lemak, dan serat juga berperan dalam memperlambat penyerapan gula. Satu apel ukuran sedang mengandung sekitar 25 gram karbohidrat, termasuk 4,5 gram serat.
Serat yang ada pada kulit apel dapat membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga lonjakan gula darah cenderung lebih stabil. Sementara itu, jeruk memiliki sekitar 21 gram karbohidrat dan jumlah serat yang mirip dengan apel.
Meski tidak banyak memengaruhi gula darah secara langsung, nutrisi dalam jeruk disebut dapat meningkatkan metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin dalam jangka panjang. Karena sama-sama berpengaruh pada gula darah, ahli mengingatkan bahwa hal tersebut juga dipengaruhi cara makan.
Mengonsumsi buah bersama protein atau lemak sehat seperti kacang atau yogurt dapat membantu mencegah lonjakan gula darah. Baik apel maupun jeruk sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk utuh.
Pasalnya, jika apel atau jeruk dikonsumsi dalam bentuk jus, justru cenderung rendah serat dan bisa menyebabkan kenaikan gula darah lebih cepat dibanding buah segar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.