JAKARTA – Tren perawatan kulit semakin berkembang dengan berbagai produk seperti serum, facial wash, hingga skincare berbahan aktif. Namun di tengah rutinitas tersebut, masih banyak orang yang enggan menggunakan sunscreen saat beraktivitas di luar ruangan.
Padahal, sunscreen atau tabir surya merupakan produk penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, khususnya pada siang hari. Sinar UV dapat memberikan dampak buruk bagi kulit, mulai dari penuaan dini hingga kerusakan jaringan kulit.
Meski demikian, tidak sedikit yang mempertanyakan apakah sunscreen juga perlu digunakan pada malam hari.
Faktanya, sunscreen tidak diperlukan saat malam hari. Penggunaannya cukup dilakukan saat siang hingga sore hari, baik di dalam maupun di luar ruangan, ketika kulit berpotensi terpapar sinar matahari.
Dokter kulit asal New York, Jody A. Levine, menjelaskan bahwa salah satu kesalahan umum dalam perawatan kulit adalah menggunakan pelembap yang mengandung SPF saat tidur.
“Satu kesalahan yang saya lihat dilakukan orang adalah menggunakan pelembap mereka dengan SPF saat mereka tidur sebagai pelembap malam hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan sunscreen di malam hari tidak diperlukan dan justru bisa berdampak kurang baik bagi kulit. Teksturnya yang cenderung berat berpotensi menyebabkan pori-pori tersumbat serta membuat kulit menjadi lebih kering.